Jangan Bersedih, Ada Seribu Alasan untuk Selalu Bahagia

CAHAYA sang surya akan berganti dengan sinar rembulan malam. Ragam aktivitas manusia sejenak terhenti melepas penat setelah seharian bekerja dengan penuh semangat.

Kembali memulihkan spirit dan fisik untuk tetap segar sebagai persiapan melanjutkan episode perjalanan hidup selanjutnya.

Setelah hujan reda maka langit pasti akan cerah kembali. Setelah kesusahan, kemudahan akan menghampiri dan menyapa dengan penuh senyuman.

Tak ada alasan untuk mengeluh dan menyerah ketika mencoba mendaki sebuah puncak ujian yang tak seberapa. Tak ada masalah yang tak punya penyelesaian. Tak ada manusia yang betah larut dalam lumpur noda dan dosa.

Pada hakikatnya semua manusia menginginkan kebaikan dan kenikmatan serta kebahagiaan yang hakiki. Jadi, tak ada alasan untuk menyerah pada keadaan yang tak bersahabat.

Situasi yang jauh dari harapan serta harapan yang jauh dari kenyataan. Bagaimanapun keadaan kita, tetaplah bahagia. Jangan biarkan pikiran dan perasaan kita tenggelam dalam lumpur keputusasaan. Setelah kesedihan ada kebahagiaan.

Berbahagialah jika jiwa jiwa kita masih disinari dengan cahaya iman. Bahagialah karena ada keluarga di sekeliling kita yang menyayangi diri kita sepenuh cinta dan kasih sayang.

Bahagialah karena mata kita masih bisa menatap eloknya pelangi selepas hujan. Bahagialah dengan segala karunia yang Allah titipkan. Bahagialah karena engkau adalah sosok yang senantiasa bersyukur.

Bahagialah karena dirimu diselimuti dengan kesabaran. Bahkan jika semua yang engkau miliki terpaksa harus terlepas dari genggamnmu maka jangan pernah melepaskan kebahagiaan.

Jika ada nilai yang mahal untuk sebuah kebahagiaan yang hakiki, maka nilai itu tak akan pernah cukup. Senyumlah dengan penuh kebahagiaan. Salam cinta dan bahagia. (HASNI RANIA) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel