Baru Melahirkan Tapi Rahim Seperti "Terisi" Lagi, Tidak Perlu Khawatir

SEORANG ibu muda berusia 28 tahun dengan 3 orang anak mengeluh khawatir jika sedang kembali memgandung janin. Pasanya, ia baru saja melahirkan beberapa bulan lalu.

Kekhawatiran bunda di atas tentu beralasan apalagi ketiga anaknya lahir dengan rentang usia kelahiran yang relatif berdekatan. Namun tiba-tiba, kini dia merasakan ada lagi "gerakan" di dalam janin yang sedikit membuatnya panik.

Seringnya terasa gerakan di rahim apalagi disusul dengan rasa nyeri di beberapa bagian tertentu kian menambah keyakinan bunda tersebut. Apalagi belum juga mengalami menstruasi.

Apakah saya hamil? 

Mengandung di tengah bunda sedang bersusah payah mengurus balita yang bahkan usianya pun belum setahun tentu tidak pernah terbayangkan repotnya.

Namun, sekarang Anda tidak perlu khawatir lagi sebab apa yang Anda rasakan adanya gerakan di dalam rahim tersebut adalah sesuatu hal yang normal.

Keadaan seperti dialami bunda di atas merupakan fenomena biasa yang kerap dialami oleh para bunda lainnya yang baru melahirkan.

Fenomena ini dalam dunia medis disebut Phantom Pregnancy Kicks atau "tendangan palsu". Kondisi ini umum dialami ibu yang kerap merasakan adanya “tendangan bayi” di rahim.

Dikutip Keluargapedia.com dari laman Smart Mom, disebutkan bahwa "tendangan palsu" ini adalah sebuah fenomena di mana tubuh merasakan sensasi persis seperti sedang dalam masa kehamilan, namun sebenarnya tidak hamil.

Tendangan palsu ini adalah saat di mana Anda benar-benar merasakan sensasi adanya janin yang bergerak di rahim sekalipun Anda tidak sedang hamil.

Dan, saking nyatanya sensasi tersebut, kadang hal itu membuat seorang ibu tiba-tiba saja membeli alat tes kehamilam hanya untuk memastikan bahwa ia tidak sedang hamil.

Dalam dunia kedokteran, fenomena tendangan palsu ini disebut tidak benar-benar dibicarakan secara ilmiah. Namun banyak ibu mengalaminya. Namun dari banyak spekulasi yang ada, terkumpul beberapa kemungkinan berikut ini:

1. Kontraksi rahim (Uterine Contractions)

Rahim yang awalnya terus bergerak selama masa kehamilan mulai menyusut kembali ke ukuran normal. Rahim itu kembali pada posisinya yang semula dalam jangka waktu selama 6-8 minggu.

Tendangan palsu juga akan sering terasa pada usia 8 minggu paska persalinan. Gerakan-gerakan kecil pada otot atau ligamen bisa menyebabkan Anda merasakan beberapa sensasi gerakan di sana sekalipun tidak ada janin di dalamnya.

Kabar buruknya, hal ini bisa terjadi kapan saja. Tak peduli kapan terakhir kali Anda melahirkan, tendangan palsu dari "bayi" yang tak ada di rahim Anda akan tetap terasa.

2. Kepekaan tubuh (Body Awareness)

Saat seorang perempuan hamil, ia mulai peka terhadap perubahan sekecil apapun yang terjadi padanya. Keadaan yang terbiasa merasakan pergerakan organ internal ini terbawa sampai masa kehamilan berakhir.

Jika itu terjadi, ia bahkan akan mampu merasakan pergerakan otot, pencernaan, maupun gas di dalam tubuhnya. Kadang, pergerakan organ internal tersebut jadi identik dengan tendangan bayi saat masa kehamilan.

3. Sindrom ingatan tubuh (Phantom Limb Syndrome)

Merasakan sensasi pada anggota tubuh yang sebenarnya sudah tidak ada yang disebabkan oleh memori saraf di otak. Tubuh punya ingatan atas anggota tubuh yang pernah menempel padanya.

Salah satu teori gerakan pada kehamilan palsu adalah bahwa saraf kita masih ingat sensasi dan mungkin menafsirkan beberapa gerakan atau otot rahim. Bahkan kadang, gerakan usus juga akan terasa seperti tendangan palsu.

Tenang, Ini normal!

Kendatipun bisa membuat panik yang mengalaminya, namun umumnya bunda yang merasakan tendangan palsu di rahim ini tetap sangat yakin bahwa dirinya tidak hamil. Faktanya memang demikian, jadi nikmati saja situasi tersebut karena hal ini adalah suatu hal yang normal.

Ulasan ini setidaknya juga menegaskan bahwa adanya rasa-rasa hamil karena kerasa ada "tendangan bayi" di rahim tidak perlu Anda risaukan termasuk tidak perlu melompat dari tempat tidur untuk mengambil lagi tes kehamilan.

Langkah berikutnya adalah memberikan pencerahan kepada para bunda dan keluarga untuk tak perlu merisaukan apabila merasakan hal seperti dialami bunda di awal tulisan di atas karena ini adalah hal yang normal.

Anda juga dapat menjadi orang yang menyebarkan kesadaran antara teman-teman Anda tentang fenomena yang normal ini kendati belum banyak dibahas lebih mendalam secara ilmiah.

Penyadaran perlu dilakukan bahwa fenomena Phantom Prgnancy Kicks atau "tendangan palsu" yang terjadi di pada bunda setelah melahirkan adalah suatu hal yang normal dan sejatinya mereka tidak perlu memeriksakan diri ke dokter kecuali ada hal-hal yang ingin dikonsultasikan lebih jauh.

Karena itu, bunda tidak perlu khawatir apalagi panik bahwa Anda sedang hamil karena Anda tahu sendiri bahwa saat itu terjadi, Anda sedang dalam kondisi yang barangkali tak memungkinkankan untuk hamil.

Jangan pernah merasa bahwa Anda sedang mengidap syndrom aneh yang membuat Anda ragu untuk menceritakannya pada orang lain. Jadi, bunda nikmati saja tendangan palsu ini, jangan sampai mengganggu pikiran Anda. (NURSELINA)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel