Jangan Ikutan Cadel, Berikut Tips Melatih Anak Bicara

MENYAKSIKAN anak tumbuh dan berkembang dengan segala ragam tahapan yang dilaluinya merupakan pelajaran hidup yang luar biasa bagi orang tua.

Menyadarkan setiap manusia bahwa hidup ini bertahap. Tidak bisa langsung terjadi begitu saja tanpa usaha.

Seorang anak bahkan harus berkali-kali gagal untuk bisa tengkurap, berkali-kali jatuh untuk bisa berdiri, berkali-kali merasakan sakit untuk bisa berjalan.

Semua tahapan itu tentu tidak akan berjalan sempurna tanpa adanya stimulasi dari orang tua dan lingkungan sekitarnya. Seperti itu juga dengan kemampuan berbicaranya.

Berikut beberapa tips stimulasi sederhana yang bisa dipraktekkan oleh semua orang tua dan juga siapapun yang berada di sekitar lingkungan si kecil.

1. Berkomunikasi sejak dalam kandungan
Sudah banyak bukti yang menguatkan bahwa janin yang berada di alam rahim bahkan bisa merespon jika diajak berbicara.

Berkomunikasi dengan janin bahkan bisa menjadi stimulasi awal yang baik untuk menunjang kemampuan bicaranya, kelak.

Perkenalkan ia dengan lingkungan sekelilingnya dengan menceritakan apa saja mengenai lingkungan di sekeliling ibunya. Tentang keluarganya, lingkungan tempat tinggalnya, hingga kondisi alam dan suasana yang ada.

2. Ucapkan intonasi dan pelafalan yang jelas
Sekalipun Si Kecil belum bisa bicara dan mungkin belum mengerti apa yang dibicarakan oleh orang lain, bukan berarti si kecil tidak bisa diajak berbicara.

Justru ketika terus menerus diberikan stimulasi dengan cara ini, lambat laun anak akan mulai merespon apa yang dikatakan kepadanya.

Ceritakan segala bentuk kegiatan yang dilakukan kepada anak. Benda apa saja yang ada di sekitarnya, bagaimana keadaan di sekelilingnya, dan semacamnya.

3. Tambah perbendaharaan kata
Waktu yang paling efektif untuk menambah kosa kata anak adalah ketika ia bermain, ketika sedang diperjalanan dan ketika ia hendak tidur.

Cobalah untuk menyebutkan banyak kata-kata. Misalkan sedang berada di perjalanan, Iiu terus berbicara mengenai apa saja yang ditemui sepanjang perjalanan. “Motor, Mobil, Rumah, Adik, Kakak, Pohon, Rumput,” sebutkan dengan jelas dan tidak terburu-buru.

Sekalipun nantinya anak akan merespon dengan bahasanya sendiri (cadel), orang tua tetap harus disiplin membiasakan untuk mengucapkan semua kata dengan pelafalan yang benar.

Jangan sekali-kali mengikuti bahasa anak. Sebab hal itu malah akan memperlambat kemampuannya untuk melafalkan huruf yang sebenarnya.

4. Beri penghargaan pada anak
Sekalipun anak baru bisa mengucap satu kata dengan benar dan bisa dimengerti oleh orang dewasa, orang tua tetap harus bisa memberikan penghargaan kepadanya.

Penghargaan yang paling sederhana adalah mengangkat jempol dan tersenyum padanya seraya berkata, “Hebat”, “Pintar”, dan kalimat motivasi lainnya.

Jika beberapa tips tersebut dijalankan dengan baik dan disiplin, insya Allah anak akan cepat terstimulasi untuk bisa berbicara. (RIZKY N. DYAH) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel