AQM Dorong Generasi Muda Bekali Diri dengan Ilmu dan Iman

TOKOH Sulawesi Selatan yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dr H Abdul Aziz Qahar Mudzakkar, Msi, mendorong generasi muda untuk terus bersemangat dalam menempa diri sebagai bekal diri di masa depan.

"Anak anak kita perlu sama-sama kita dorong untuk bersemangat menuntut ilmu dan kuat dalam menjaga tradisi intelektual dan ibadah," kata ayah 6 anak yang biasa disapa AQM ini, adagium dari namanya.

AQM yang juga karib disapa Ustadz karena memang berprofesi sebagai pembina pesantren, ini menegaskan bahwa pelanjut perjuangan dakwah ke depan adalah para pemuda hari ini.

"Membangun peradaban itu dimulai dari ilmu. Iqra'," katanya saat memberi sambutan dalam acara buka bersama digelar di kediamannya, Jln Kalimulya Kebon Duren, Cilodong, Kota Depok, Sabtu (27/05/2017).      

Bukber di hari pertama Ramadhan 1438 H itu sekaligus acara tasyakuran hafidz Qur'an salah satu putranya yang digelar keluarga pasangan AQM dan Sabriati Aziz.

Selain itu, ini sekaligus tasyakuran kelulusan 4 putra-putrinya di berbagai jenjang tingkatan pendidikan pada tahun ini.

Teranyar, putra keempat, Muhammad Fathun, 19 tahun, yang baru-baru ini lulus dari Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Isy Karima, Karanganyar, Jawa Tengah, dengan capaian hafalan Al Qur'an 30 Juz.

AQM mengaku, membuatkan acara tasyakuran khusus bagi anak-anaknya yang lulus pendidikan untuk mengapresiasi dan merangsang mereka agar tambah semangat belajar.

Selain itu, rupanya, acara tasyakuran tersebut juga sebagai balasan dari prinsip keluarga ini untuk tidak merayakan ultah.

“Bagi kami acara memberikan rangsangan, memberi syukuran setiap ada prestasi (anak-anak kami), karena kompensasi karena kita tidak pernah merayakan ulang tahun,” terangnya di depan ratusan tamu

“Tidak ada peringatan apapun terhadap ulang tahun,” tambah bakal calon Wakil Gubernur Sulsel pada Pilkada 2018 ini menekankan.

Bahkan, saking “zero ultahnya”, AQM sempat seperti berseloroh, “Kadang-kadang saya memang tidak hafal hari lahir anak-anak saya.”

Selain acara tasyakuran, AQM juga mengapresiasi anak-anaknya yang telah menyelesaikan hafalan al-Qur’annya dengan mengumrahkan mereka, termasuk Fathun.

“(Kami) janji kepada mereka kalau sudah selesai hafalannya akan diumrahkan,” terang AQM yang turut didampingi sang istri, Sabriati Aziz, di bagian undangan dan hadirin wanita.

Sabriati Aziz sendiri adalah pendiri Komunitas Pecinta Keluarga (KIPIK) yang konsen pada upaya penguatan dan pengukuhan ketahanan keluarga Indonesia. Dia juga merupakan salah satu tokoh pendiri Gerakan Ibu Negeri (GIN).

GIN sendiri adalah gerakan moral yang berlandaskan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia dan menjunjung tinggi asas Bhinneka Tunggal Ika dalam rangka meninggikan martabat bangsa melalui ketahanan keluarga. (MANSUR)

FOTO-FOTO





Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel